2020

Isu perang dunia ketiga, meninggalnya tokoh - tokoh dunia, bahkan hadirnya pandemi. 2020 tahun yang berat, bagi kita semua. Bohong kalau aku bilang ga benci dengan 2020

Banyak hal yang aku rindukan sebelum adanya pandemi. Keluar tanpa masker, tertawa bersama teman dengan suara lepas. Berhimpitan ketika mengantri, bertabrakan dengan orang ketika masuk bus, dan banyak hal lain yang dilakukan tanpa perlu memikirkan 'jarak'.

Berat, berat banget awalnya. Siapa yang tahan diam dirumah tanpa bertemu dengan siapapun selama hampir 3 bulan pertama karantina. Semua orang saling mengingatkan untuk tetap dirumah dan menjaga kesehatan. Sebagian dari kita ketakutan ketika hanya terserang flu kecil. Kita menjadi lebih peka pada semua hal. Semuanya.

Sekecil bisa keluar rumah tanpa masker pernah menjadi hal yang berharga bagi kita. Sekecil bisa pergi ke pasar malam bersama teman ataupun hanya sekedar berangkat ke sekolah maupun ke kampus menjadi kenangan yang selalu kita impikan, yang sangat kita impikan bisa kita jalani seperti sebelum pandemi. 

Hampir setahun. Selama itu banyak sekali yang terjadi, baik di dunia, negara kita Indonesia, dan tiap manusia di dalamnya. Banyak cerita yang hadir. Kehilangan, penantian, ketabahan, kesendirian dan pendewasaan. Kehidupan yang sebelumya tidak pernah kita bayangkan akan seperti ini akhirnya memaksa kita untuk tetap bertahan dan menyesuaikan diri dengan kondisi. 

Di sisi lain, pandemi memberikan banyak hal positif. Meski dalam setiap waktu kita selalu mengharapkan kata 'negatif'. Kadang memang yang negatif tidak selamanya buruk. Misalnya sekarang, 'negatif' justru menjadi kata yang membuat kita tenang. 

Yang menarik dari pandemi kini adalah pendewasaan. Kita, di ruangan kecil kita, di kamar kita masing - masing kita menghadapi banyak sekali cerita dan permasalahan. Diruangan kita saat ini, kita bertumbuh. Kita keluar dari zona nyaman kita, kita mencoba banyak sekali hal baru, kita lebih dekat dengan Tuhan dan keluarga. Kita menyadari hal kecil yang sebelumnya mungkin tidak pernah kita ketahui. Kita menjadi lebih dewasa, kita banyak belajar, memahami dan mengembangkan diri. 

Ketika melihat semua teman bisa berkembang, menemukan jalannya, terus melangkah dan tidak berhenti untuk melanjutkan cita - citanya membuatku senang. Banyak waktu yang bisa kita manfaatkan di masa sekarang, melihat potensi besar yang mereka miliki dan akhirnya bisa mereka wujudkan membuatku sadar bahwa setiap orang itu hebat, dengan caranya sendiri. Dan aku bersyukur bisa berada di dalam lingkungan yang menurutku luar biasa positif, banyak hal yang aku pelajari, bahkan mereka tak segan untuk membagi ilmu atau sekadar bercerita. Aku senang berada di lingkungan yang dipenuhi orang - orang luar biasa di dalamnya. 

Aku yakin di setiap perjuangan mereka, ada makna, perjuangan dan perjalanan yang kita tidak pernah tau, yang mungkin saja diluar pandangan kita. Kita tidak pernah tau apa yang sebenarnya terjadi di kehidupan mereka. Dan ketika aku, kamu, dan mereka tetap memilih maju meski dunia sedang tiak baik - baik saja, itu adalah hal yang luar biasa.

Terima kasih sudah terus berusaha untuk melangkah, meski langkah kita tak sama besar. Terus bergerak meski hanya perlahan, jangan pernah berhenti. Terima kasih karna sudah menjalani 2020 dengan kuat. Semoga kita bisa bertemu lagi dengan kondisi yang luar biasa ketika dunia telah baik - baik saja. 

Comments

Popular posts from this blog

Rindu